Sejarah

Sejarah Singkat Institut Agama Islam Imam Ghozali

 

Kehadiran Institut Agama Islam Imam Ghozali (IAIIG) Cilacap tidak bisa dipisahkan dengan keberadaan Yayasan Badan Amal Kesejahteraan Ittihadul Islamiyah (Ya BAKII), karena Lembaga Sekolah Tinggi ini berada dibawah naungan Yayasan tersebut. Usaha membantu pemerintah dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa melalui jalur formal, telah dilaksanakan oleh Yayasan BAKII sejak usianya berdiri, tahun 1971.
         Kehadiran Institut Agama Islam Imam Ghozali (IAIIG) Cilacap bukanlah merupakan permasalahan baru, karena gagaasan mendirikan jejang pendidikan tinggi telah dirintis dan diupayakan sejak dioperasionalkannya Perguruan Tinggi Islam Imam Puro (PTII) Cabang Purworejo di Cilacap pada tahun 1981.
         Keberadaan Pondok Pesantren Al-Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap yang di asuh oleh K.H Achmad Mutolih Badawi dan K.H Chasbulloh Badawi, merupakan tumpuan kesinambungan berdiari dan berlangsungnya IAIIG Cilacap. Melihat potensi yang cukup besar dengan keberadaan Pondok Pesantrent tersebut beserta unit-unit pendidikan yang ada di bawah naungan Yayasan BAKII, maka para ulama dan pemuka masyarakat sangat optimis untuk mendirikan perguruan tinggi Islam.
         Pada tanggal 09 Juni 1989 Yayasan BAKII bekerjasama dengan pondok Pesantren AL-Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap berusaha untuk mengumpulkan tokoh-tokoh masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Cilacap. Dari forum ini terjadi kata sepakat untuk segera mendirikan Perguruan Tinggi Islam yang bercorak Ahlussunnah Wal Jamaa'ah.
         Tanggal 13 Juni 1989, Yayasan BAKII yang di ketuai K.H Chasbulloh Badawi dan sekretarisnya waktu itu dijabat oleh H. Chamami Abdussalam memanggil para ulama dan tokoh masyarakat di wilayah Kabupaten Cilacap untuk melaksanakan rapat bersama. Dari hasil rapat itu terbentuklah susunan pendiri Institut Agama Islam Imam Ghozali (IAIIG).
         Akhirnya pada tanggal 18 Mei Yayasan Badan Amal Kesejahteraan Ittihadul Islamiyah (Ya BAKII) dengan suratnya Nomor 036/BAKII/C-127/VI/89 secara resmi mendirikan dan membuka Institut Agama Islam Imam ghozali (IAIIG) Cilacap, dengan membuka fakultas-fakultas antara lain:

  1. Fakultas Syari,ah dengan jurusan Ahwal Al Syakhsyiyah (AS)
  2. Fakultas Tarbiyah dangan jurusan Pendidikan Agama Islam(PAI) dan Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Iftidaiyah (PGMI)
  3. Fakultas Dakwah dengan jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI)

         Seiring dengan perkembangan jaman jumlah mahasiswa dan keinginan beberapa pihak, termasuk seluruh civitis akademika IAIIG Cilacap dan demi perbaikan kualitas out put IAIIG, maka terhitung mulai tahun akademik 1999/2000 IAIIG telah memiliki gedung tersendiri dengan 2 (dua) lantai. Lantai satu dipergunakan untuk perkantoran, perpustakaan, ruang sidang dan ruang komputer, sedangkan lantai dua dipergunakan untuk ruang perkuliahan, aula dan kegiatan-kegiatan lainnya. 
          Kini, pada tahun akademik 2009-2010 IAIIG Cilacap memiliki mahasiswa sekitar 1.300 mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi. Adapun fakultas dan program studi yang kini dimiliki, yakni : 
Fakultas Syari'ah (Hukum Islam) Program Studi Akhwal al-Syakhsiyah;
Fakultas Tarbiyah (Pendidikan) dengan 2 Program Studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI);
Fakultas Dakwah, dengan program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).
      Seluruh program studi yang dimiliki adalah program Strata Satu (S1), dengan masa studi antara 4,5 sampai 7 tahun. 
       Pada setiap pendaftaran mahasiswa baru, yakni antara bulan Juni sampai akhir Agustus, IAIIG Cilacap membuka pendaftaran mahasiswa baru, baik murni lulusan dari SMA/MA atau yang sederajat, maupun transfer dari D1, D2 maupun D3. Perkuliahan juga memberikan kesempatan bagi mereka yang telah bekerja dengan pelaksanaan perkuliahan sore hari, mulai pukul 14.00 sampai 17.30. Informasi lebih lanjut dapat langsung di kampus IAIIG Cilacap.